Mary Jane Veloso
Bukti Baru, Mary Jane Justru Korban Perdagangan Manusia
July 14, 2015
malala yousufzai
Malala Merayakan Hari Lahirnya Bersama Pengungsi Suriah
July 14, 2015

10 Fakta Pluto Yang Perlu Kamu Ketahui

Fakta Pluto

Fakta Pluto

Hai OMK  Pesawat antariksa nirawak New Horizons milik NASA yang menjadi pesawat antariksa pertama dalam mempelajari fakta Pluto sebentar lagi bakal berada di lintasan terdekatnya.

Perjalanan ini dianggap sangat fenomenal karena New Horizons  melalui waktu yang sangat panjang, yakni sembilan setengah tahun untuk menuju Pluto.

Sebelum bergerak lebih jauh, ada 10 fakta penting yang perlu diketahui tentang Pluto;

1. Di manakah letak Pluto?

Fakta Pluto berada sekitar 5,8 miliar kilometer dari Matahari dan bersemayam di Sabuk Kuiper. Sabuk Kuiper atau Kuiper Belt adalah area yang melampaui Neptunus di mana ribuan objek kecil dan dingin mengorbit.

Namun, para ahli astronomi meyakini Pluto tidak berada di ujung sistem tata surya karena mereka menganggap masih ada ribuan ‘dunia’ lain di luar Pluto di dalam Sabuk Kuiper.

2. Siapakah penemu Pluto?

Fakta Pluto awalnya diberi nama Planet X oleh Percival Lowell. Lowell adalah pendiri dari Lowell Observatory di Flagstaff, Arizona. Saat itu, ia yakin bahwa memang ada sebuah planet yang lebih jauh dari Neptunus. Malang, ternyata ia meninggal dunia pada tahun 1916 tanpa melanjutkan misi penemuan dari Planet X.

Penemuan itu dilanjutkan oleh astronom muda, Clyde Tombaugh dari Kansas, yang direkrut oleh observatorium Lowell dan berhasil menemukannya pada 18 Februari 1930.

3. Siapakah yang memberi nama “Pluto”?

Gadis cilik berusia 11 tahun, Venetia Burney asal Oxford, Inggris. Ia yang menyarankan nama Planet X berganti jadi Pluto. Dia terinspirasi berkat hobinya mempelajari mitologi klasik. Dalam mitologi Romawi, Pluto adalah nama dewa yang menguasai dunia kematian, seperti Hades dalam mitologi Yunani. Venetia telah meninggal pada tahun 2009 lalu di usianya yang ke 91 tahun.

4. Seberapa besar ukuran Pluto?

Sejak awal, pimpinan investigasi New Horizons, Alan Stern menyatakan Fakta Pluto memiliki ukuran yang sama seperti Amerika Serikat. New Horizons baru-baru ini menghasilkan data baru soal ukuran Pluto, yakni diameternya mencapai 1.473 mil atau setara 2.370 kilometer. Tentu ukuran ini lebih besar dari perkiraan sebelumnya.

5. Apakah Pluto memiliki bulan?

Fakta Pluto memiliki bulan yang berjumlah lima, mereka adalah Charon, Nix, Hydra, Kerberos, dan Styx. Charon ditunjuk sebagai bulan terbesar di antara empat lainnya karena ukurannya tak beda jauh dengan Pluto sendiri.

6. Bagaimana dengan cuaca di Pluto?

Suhu di Pluto diyakini NASA berkisar antara -190 sampai -204 derajat Celsius dengan kesimpulan disana sangat dingin. Sementara beberapa waktu lalu, tim dari Royal Astronomical Society mengatakan, Pluto yang penuh dengan bebatuan dan es suhunya bisa mencapai -230 derajat Celsius. Namun, jika kita masuk atmosfernya, akan terasa lebih hangat.

7. Apakah Pluto memiliki gaya gravitasi?

Fakta Pluto oleh NASA mengatakan, seseorang yang memiliki berat badan 45 kilogram di Bumi, berat badannya akan menjadi sekitar 3,1 kilogram jika ia berjalan-jalan di Pluto.

8. Apa warna dari Pluto?

New Horizons sudah membuktikan warna Pluto, yaitu merah berpasir. Sebelumnya, banyak yang menduga dan menggambarkan Pluto sebagai planet berwarna kelabu atau biru karena letaknya paling jauh dari Matahari.

9. Bisakah Pluto dilihat dengan mata telanjang?

Tentu Fakta Pluto bisa disaksikan oleh mata manusia, seperti telah dilakukan oleh Tombaugh. Namun, tentu perlu menggunakan bantuan teleskop yang bagus dan cukup kuat.

10. Apakah Pluto dianggap sebuah planet?

Sejak ditemukan oleh Tombaugh, masyarakat dunia sepakat bahwa sistem tata surya diisi oleh sembilan planet.

Pada 2006, sebuah kelompok yang memberi nama untuk planet-planet, International Astronomical Union (IAU) memberi beberapa klasifikasi mengenai benda langit yang bisa dikategorikan sebagai planet. IAU memutuskan Pluto adalah bukan sebuah planet.

IAU lalu membuat kategori sendiri untuk planet mungil seperti Pluto, karena nyatanya astronom telah menemukan banyak objek di antariksa yang ukurannya mirip seperti Pluto. Mereka membuat dengan kategori “dwarf planets” atau planet kerdil.

Sejauh ini, ada lima planet kerdil yang diakui IAU, yaitu Pluto, Ceres, Eris, Makemake, dan Haumea.

Seakan ingin kembali memasukan Pluto di deretan planet utama tata surya, pihak NASA menyatakan akan tetap menunggu hasil observasi dari New Horizons.

 


Sumber cnnindonesia.com

Orang Muda Kreatif
Im “Orang Muda Kreatif” and Im Ancel.
Contact me with email st.ancel45@gmail.com
or with my IG: ancelmus
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
It's only fair to share...