Pulau Perak, Hopping Island Pulau Harapan
Pulau Harapan, Tempat Alternatif Untuk Liburan di Jakarta
July 28, 2016
SBKMK UNINDRA 2016
September 13, 2016

Menang diawal, Dilupakan Diakhir.

 

Baru-baru ini, Sri (21 tahun), atlet muda andalan Indonesia mendapatkan medali perak berkat total angkatan 192kg (Snatch 85kg dan 107kg Clean & Jerk).

Prestasi ini menjadi awal yang indah bagi perjalanan Indonesia dalam mengukir sejarah di ajang Olimpiade 2016. Senyum bahagianya mampu mengirim pesan kepada rakyat Indonesia bahwa kita “Pasti Bisa !!!” dan kemudian ia pun mengharumkan Indonesia dengan senyum nasionalisme-nya.

Sri-Atlet-Angkat-Besi

Sri, Atlet Angkat Besi Indonesia Peraih Medali Perak Olimpiade Rio 2016

Kini, Pada fase masa keemasan ini si Sri dipuja-puja, fotonya tersebar luas di sosial media, ditambah Presiden Jokowi juga memberi apresiasi setinggi-tingginya bagi si Sri atlet angkat besi penyumbang medali pertama untuk Indonesia.

Namun bila mengingat masa lampau, cukup banyak atlet-atlet yang terlupakan dari kacamata pemerintah. Sebut saja Ellyas Pical yang pernah berprofesi OB di Kementerian Pendidikan dan Olahraga, Lenni Haeni Mantan Atlet Dayung Nasional yg menjadi tukang cuci pakaian, dan Amin Ikhsan sang atlet senam yang terlantar menjadi gelandangan. Segelintir kisah para atlet ini mungkin masih berlanjut sampai saat ini..

Cukupkanlah sudah hanya mereka-mereka saja yang menikmati kisah pahit itu. Negeri ini baiknya memberikan perhatian lebih dan matang untuk para atlet yang sudah berjuang, karena usai masa keemasan mereka berakhir mereka masih memiliki kehidupan.

Dan semoga 28 atlet yang dikirim Indonesia ke Olimpiade Rio 2016 dapat terus menorehkan prestasi serta mengibarkan Sang Saka Merah Putih di negeri samba itu.

13932925_1188622064492920_2921229213426710740_n

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
It's only fair to share...