Muda dan Merdeka, Temu Mahasiswa Katolik PMKAJ 2016
September 22, 2016
orang muda kreatif dari pallet bekas
Macam-macam kreatif orang muda dengan pallet bekas
February 3, 2017

Berbeda Pandangan, Lebih Menyeramkan dari Berbeda Agama

Berbeda Pandangan, Lebih Menyeramkan dari Berbeda Agama.
Kala menanggapi situasi politik saat ini, nampaknya menjadi hal yang tidak bisa dilewatkan diberbagai media maya,
 
Kepekaan dengan belajar melihat situasi bangsa mungkin sedikit asing didengar, walau kenyataannya dari mulai pengamen sampai orang tua bahkan sampai anak kecil bisa dipolitisasi.
 
Hampir semua menentukan keberpihakannya masing-masing, meski ada saja yang diam dengan dalih ingin netral dan berkontribusi nyata saat pilkada bergulir. Semua itu pilihan.
 
Kini, karena semua orang mempunyai pilihan, timbullah perbedaan pandangan.
eye-contact
 
Kita saling melempar argumen, bahkan ujaran kedengkian yang membabi buta menempatkan kita pada hubungan yang rentan untuk tidak saling bersosialisasi.
 
Nampaknya perpecahan dimulai. Kepingan serpihan kecil membuat luka.
 
Satu, dua dan seterusnya kita kehilangan relasi. Secara tidak sadar kita memamerkan kebodohan di media maya.
 
Yang lebih ironi, kita saling menambah kubu, alih-alih mencari dukungan tanpa ingat merajut kedewasaan.
 
Atau ternyata sebenarnya memiliki satu visi. Tapi terkungkung dengan dialektika yang tanggung memahami, gagal paham, bahkan saling melemahkan.
 
Hal yang paling menyeramkan adalah ketika berbedanya pandangan dan berbedanya agama dibawa-bawa bahkan terus diucapkan setiap hari. Jeritan terbesar seakan menunjukan siapa yang paling jago.
 
Kapan ini berhenti ?
 
Ya boleh saja berpendapat, tapi jangan cenderung nyinyir atau bahkan memutuskan tali silahturahmi.
 
Note : Tak perlu merasa tersindir, saya juga sedang bercermin.
 
#berpendapattanpanyinyir #memandangobjektif #refleksiawaltahun
Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn1
It's only fair to share...